Davide Brivio, sosok yang dikenal dengan insting tajamnya, kembali menjadi sorotan di dunia MotoGP. Setelah sukses bersama Yamaha dan Suzuki, kini ia mengalihkan fokusnya kepada Ai Ogura, juara Moto2 yang sedang naik daun. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak di paddock, mengingat banyak yang mengira Joe Roberts adalah kandidat yang lebih tepat untuk tim satelit Aprilia.
Ogura, yang saat ini tergabung dalam Honda Team Asia, memang belum menunjukkan performa terbaiknya. Namun, Brivio percaya bahwa pembalap asal Jepang ini memiliki potensi besar. Dalam debutnya bersama Aprilia, Ogura berhasil finis di posisi kelima di Thailand, menunjukkan bahwa ia bisa bersaing dengan para pembalap top lainnya. Dari lima balapan yang diikutinya, hanya satu seri di Qatar yang membuatnya gagal masuk sepuluh besar, dan kini ia berada di peringkat kedelapan klasemen poin, unggul di atas Marco Bezzecchi.
Brivio mengungkapkan keyakinannya terhadap Ogura, “Saya yakin bahwa Ai bisa melakukannya dengan baik. Itulah mengapa kami mendatangkannya. Namun kenyataannya, ia bahkan mengejutkan kami. Kami mengira Raul, di tahun keempatnya di MotoGP, akan menjadi titik acuan bagi tim, dan sejauh ini dia belum melakukannya.” Hal ini menunjukkan bahwa Brivio memiliki harapan besar terhadap Ogura yang cepat belajar dan tahu apa yang diinginkannya.
Namun, di balik kesuksesan ini, ada kekhawatiran bagi Brivio. Ia menyadari bahwa dengan performa yang semakin meningkat, kemungkinan tim lain akan mengincar Ogura untuk tahun 2027 semakin besar. “Untuk 2027, jelas bahwa beberapa tim akan mengincarnya. Namun, pada saat itu kami harus melihat opsi apa yang terbuka,” ujarnya.
Kontrak Ogura dan rekan satu timnya, Raúl Fernández, hanya mengikat mereka dengan Trackhouse Racing tanpa kontribusi finansial dari Aprilia. Keduanya terikat hingga 2026, sebelum peraturan teknis baru diberlakukan. Jika ada tim yang ingin merekrut Ogura lebih awal, mereka harus membayar penalti sesuai kontrak. Namun, Brivio menegaskan bahwa Trackhouse berniat untuk menghormati kontraknya, asalkan performa Ogura tetap konsisten dalam tiga bulan ke depan.
Dengan perkembangan ini, para penggemar MotoGP di Indonesia tentu patut menantikan langkah selanjutnya dari Ogura dan Brivio. Apakah Ogura akan mampu mempertahankan performanya dan menghindari godaan dari tim lain? Hanya waktu yang akan menjawab.
