Honda menjalani hari pembuka MotoGP Indonesia 2026 dengan hasil mengecewakan. Luca Marini hanya berada di posisi ke-14, sementara Johann Zarco finis ke-18. Keduanya tertinggal jauh dari rombongan terdepan saat Aprilia menguasai sesi latihan di Sirkuit Internasional Mandalika.
Meta description
Honda kesulitan di latihan MotoGP Indonesia 2026. Luca Marini finis ke-14 dan lebih lambat dari 2025, sementara Aprilia mendominasi Mandalika.
Honda gagal menemukan kecepatan di Mandalika
Hari pertama MotoGP Indonesia 2026 menjadi salah satu sesi yang ingin segera dilupakan Honda. Pabrikan Jepang itu tidak mampu menempatkan satu pun pembalapnya di posisi terdepan dalam latihan di Mandalika.
Luca Marini menjadi pembalap Honda dengan catatan waktu terbaik. Namun, performanya belum cukup untuk membawa RC213V bersaing di barisan depan. Pembalap tim pabrikan tersebut mengakhiri sesi di posisi ke-14 dengan jarak sekitar 1,3 detik dari waktu tercepat.
Situasi itu semakin mengkhawatirkan karena catatan waktu Marini juga lebih lambat dibandingkan performanya pada periode yang sama musim 2025. Bagi Honda, perbedaan tersebut menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi bukan sekadar hasil dari ketatnya persaingan, melainkan juga berkaitan dengan kemampuan motor beradaptasi terhadap karakter Mandalika.
Johann Zarco mengalami hari yang lebih sulit. Pembalap LCR Honda itu hanya menempati posisi ke-18. Dengan hasil tersebut, Honda belum memiliki dasar kuat untuk mengamankan posisi kompetitif menuju sesi kualifikasi maupun balapan utama.
“Super bad” menjadi gambaran yang digunakan dari kubu Honda untuk menggambarkan hasil latihan tersebut. Ungkapan itu mencerminkan besarnya kekecewaan terhadap performa motor, terutama karena ekspektasi terhadap RC213V memasuki musim 2026 cukup tinggi.
Masalah Honda tidak hanya terletak pada satu pembalap
Hasil di Mandalika memperlihatkan bahwa kendala Honda bersifat menyeluruh. Marini dan Zarco sama-sama kesulitan mencatat waktu kompetitif, sehingga persoalan yang muncul tidak dapat dengan mudah dikaitkan dengan gaya balap salah satu pembalap saja.
Honda membawa empat motor RC213V ke lintasan melalui kombinasi tim pabrikan dan LCR. Namun, pada hari pertama, paket tersebut belum mampu menandingi kecepatan Aprilia yang tampil dominan. Jarak lebih dari satu detik dalam sesi latihan MotoGP biasanya menjadi indikator penting karena menunjukkan adanya perbedaan performa pada satu putaran maupun saat mencari ritme.
Tantangan pada satu lap dan kecepatan balapan
Salah satu persoalan utama Honda adalah kecepatan satu lap. Dalam persaingan MotoGP modern, catatan waktu latihan sangat penting untuk menentukan posisi menuju kualifikasi dan sprint. Pembalap yang gagal berada di kelompok teratas harus bekerja lebih keras untuk memperbaiki posisi pada sesi berikutnya.
Di Mandalika, Honda juga harus mengevaluasi performa motor ketika mengerem, berakselerasi keluar tikungan, serta menjaga grip ban belakang. Sirkuit tersebut memiliki kombinasi tikungan lambat dan bagian cepat yang menuntut stabilitas motor sekaligus traksi yang kuat.
Jika RC213V kehilangan waktu pada lebih dari satu sektor, pekerjaan Honda akan semakin berat. Tim tidak hanya perlu memperbaiki setelan elektronik, tetapi juga harus menemukan keseimbangan mekanis yang membuat motor lebih mudah dikendalikan sepanjang sesi.
Aprilia tampil dominan melalui Raul Fernandez
Berbeda dengan Honda, Aprilia langsung menunjukkan performa kuat pada latihan MotoGP Indonesia 2026. Raul Fernandez menjadi pembalap tercepat dan menempatkan Aprilia di puncak klasemen waktu.
Hasil tersebut memperkuat kesan bahwa karakter Sirkuit Mandalika sangat sesuai dengan paket motor Aprilia. Fernandez bahkan menilai lintasan tersebut cocok dengan karakter motor yang dikendarainya. Keunggulan Aprilia terlihat dari kemampuan mereka menjaga kecepatan di berbagai bagian sirkuit, bukan hanya mengandalkan satu sektor tertentu.
Dominasi itu juga membuat persaingan di Mandalika semakin sulit bagi Honda. Ketika Aprilia mampu mencatat waktu cepat sekaligus menunjukkan ritme yang menjanjikan, Honda masih berkutat dengan pencarian setelan dasar.
Jorge Martin masih berjuang
Di sisi lain, Jorge Martin disebut masih mengalami kesulitan di Mandalika. Pembalap tersebut menilai ritme Marc Marquez terlihat lebih baik, sementara dirinya belum menemukan kepercayaan diri yang cukup dengan motor.
Kondisi itu menunjukkan bahwa hasil latihan tidak sepenuhnya ditentukan oleh nama besar pembalap atau performa pabrikan pada seri sebelumnya. Setiap sirkuit memiliki tuntutan berbeda. Motor yang kompetitif di satu trek belum tentu langsung bekerja optimal di Mandalika.
Performa Aprilia melalui Fernandez menjadi sinyal bahwa pabrikan tersebut berhasil membaca kebutuhan lintasan dengan lebih baik pada hari pertama. Honda perlu segera merespons jika tidak ingin tertinggal lebih jauh pada sesi berikutnya.
Lintasan Mandalika kembali menjadi perhatian
Selain persoalan kecepatan, kondisi area keselamatan di Mandalika kembali mendapat sorotan. Insiden Fabio Quartararo yang terjatuh dan masuk ke area gravel memunculkan perdebatan mengenai efektivitas gravel trap di sirkuit tersebut.
Area gravel memiliki peran penting untuk memperlambat motor ketika pembalap keluar lintasan. Namun, pembalap dan tim menilai masih ada hal yang perlu dievaluasi agar tingkat keselamatan meningkat. Kritik tersebut bukan hanya berkaitan dengan ukuran area gravel, tetapi juga bagaimana permukaan itu bekerja ketika motor memasuki zona keselamatan dengan kecepatan tinggi.
Bagi Honda, isu keselamatan tersebut menjadi konteks tambahan dalam evaluasi akhir pekan. Pembalap tidak hanya harus mencari waktu tercepat, tetapi juga menemukan batas performa tanpa mengambil risiko berlebihan. Mandalika dikenal memiliki karakter agresif, sehingga kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap posisi maupun kondisi motor.
Apa arti hasil ini bagi Honda pada musim MotoGP 2026?
Hasil latihan di Mandalika belum menentukan hasil akhir Grand Prix Indonesia. Namun, catatan waktu Marini dan Zarco memberikan peringatan serius bagi Honda. Jarak 1,3 detik dari posisi teratas membuat tim harus menemukan solusi dengan cepat.
Honda kemungkinan akan memusatkan perhatian pada beberapa area utama. Pertama, peningkatan grip saat keluar tikungan. Kedua, stabilitas pengereman untuk membantu pembalap membawa kecepatan lebih tinggi ke dalam tikungan. Ketiga, pengaturan elektronik agar tenaga motor dapat disalurkan secara lebih halus.
Perbaikan tersebut harus dilakukan tanpa mengorbankan konsistensi ban. Pada balapan panjang, motor yang cepat dalam satu putaran belum tentu mampu mempertahankan performa. Karena itu, data dari sesi latihan perlu dibandingkan dengan simulasi balapan dan penggunaan ban yang berbeda.
Marini juga membutuhkan motor yang lebih mudah diprediksi. Pembalap dapat memaksimalkan potensi ketika mendapatkan respons yang konsisten dari bagian depan dan belakang motor. Sebaliknya, jika RC213V berubah karakter ketika ban mulai turun, peluang Honda untuk bertahan di grup depan akan semakin kecil.
Bagi Zarco, fokus utama adalah memperkecil jarak dari rekan setim dan pembalap di kelompok tengah. Posisi ke-18 membuatnya berpotensi menghadapi sesi kualifikasi yang sulit. Peningkatan kecil dalam sektor pengereman atau akselerasi saja dapat membantu memperbaiki posisi secara signifikan karena persaingan di papan tengah biasanya sangat rapat.
Jadwal dan peluang Honda pada sesi berikutnya
Honda masih memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan pada sesi latihan lanjutan, kualifikasi, sprint, dan balapan utama MotoGP Indonesia 2026. Tim akan menggunakan data hari pertama untuk menentukan arah pengembangan setelan.
Namun, pekerjaan mereka tidak mudah. Aprilia sudah menunjukkan kecepatan kuat melalui Fernandez, sementara pembalap dan pabrikan lain masih berpotensi meningkatkan catatan waktunya. Honda harus mengambil keputusan tepat antara mengejar performa satu lap dan menjaga ritme balapan.
Kondisi cuaca juga dapat memengaruhi persaingan. Perubahan suhu lintasan, arah angin, serta tingkat grip aspal dapat mengubah keseimbangan motor. Karena itu, hasil latihan pertama tidak boleh dibaca secara terpisah dari perkembangan kondisi trek sepanjang akhir pekan.
Satu hal yang jelas, Honda membutuhkan respons cepat. Jika masalah RC213V tidak segera teratasi, Marini dan Zarco berisiko kembali memulai sesi penting dari posisi yang kurang menguntungkan. Sebaliknya, jika tim berhasil menemukan arah pengembangan yang tepat, jarak terhadap pesaing masih dapat dipangkas sebelum balapan berlangsung.
FAQ MotoGP Indonesia 2026
Di posisi berapa Luca Marini pada latihan MotoGP Mandalika 2026?
Luca Marini finis di posisi ke-14. Ia menjadi pembalap Honda dengan catatan waktu terbaik, tetapi masih tertinggal sekitar 1,3 detik dari waktu tercepat.
Mengapa hasil Honda di Mandalika disebut mengecewakan?
Honda gagal menempatkan pembalapnya di kelompok terdepan. Selain itu, catatan waktu Marini lebih lambat dibandingkan performanya pada periode yang sama musim 2025, sedangkan Johann Zarco hanya berada di posisi ke-18.
Siapa pembalap tercepat pada latihan MotoGP Indonesia 2026?
Raul Fernandez menjadi pembalap tercepat dalam sesi latihan tersebut dan membawa Aprilia tampil dominan di Sirkuit Internasional Mandalika.
Apakah Honda masih bisa bangkit sebelum balapan?
Masih bisa. Hasil latihan belum menentukan klasemen akhir balapan. Honda masih memiliki kesempatan memperbaiki setelan elektronik, stabilitas pengereman, traksi, dan pengelolaan ban sebelum kualifikasi serta balapan utama.
