Home News MotoGP Pedrosa Benarkan Marquez Curang Ketika Mereka Bertandem di Repsol Honda – NontonMotoGP

Pedrosa Benarkan Marquez Curang Ketika Mereka Bertandem di Repsol Honda – NontonMotoGP

by VR46 Fans
Pedrosa Benarkan Marquez Curang Ketika Mereka Bertandem di Repsol Honda


Pedrosa Benarkan Marquez Curang Ketika Mereka Bertandem di Repsol Honda
Dani Pedrosa (Red bull KTM Factory Racing) MotoGP / NontonMotoGP © Motorsport Images.

Dani Pedrosa membenarkan permainan curang oleh Marc Marquez selama mereka menjadi rekan satu tim di Repsol Honda.

Spanyol, NontonMotoGP — Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez mengaku sendiri jika dia sering bermain curang di tim Repsol Honda, demi mengalahkan sang tandem, Dani Pedrosa.

Aturan di Honda bahwa pembalap terkuat adalah yang menjadi pemimpin, yang awalnya digepang Pedrosa, kemudian berpindah ke tangan Marquez.

Ketika Marquez memimpin tim, seringkali saat menguji part-part motor, dia memberikan penilaian bohong agar part tersebut menguntungkan dirinya sendiri.

Bahkan Marquez seringkali memerintahkan untuk melarang memberikan part yang sama ke Pedrosa.

Hal ini diakui langsung oleh Marquez sendiri, kala berbicara dalam serial dokumenter Amazon MARC MARQUEZ: ALL IN.

News: Dokumenter Amazon Ungkap Kelicikan Marquez Curangi Motor Pedrosa

Mendengar pernyataan tersebut, Pedrosa membenarkan permainan Marquez.

Dia menegaskan bahwa hanya Marquez yang melakukan hal semacam itu, rekan setim sebelumnya, Casey Stoner tidak pernah melakukannya.

Pedrosa sendiri tak pernah perpikir untuk melakukan permainan seperti Marquez, karena Pedrosa lebih mengutamakan tim dari pada mementingkan diri sendiri.

“Segalanya seperti yang mereka dengar, karena memang benar,” kata Pedrosa kepada GPOne.com.

“Setidaknya di HRC, tim tempat kami balapan bersama, bekerja seperti ini; pembalap tercepat adalah No. 1, orang yang memilih part motor untuk digunakan dalam balapan dan pengembangan terpandu.

Ketika Marc tiba, saya berada di posisi itu, memenangkan balapan dan kejuaraan dunia, dia mengambil peran dan memutuskan bagaimana melanjutkan dengan caranya sendiri,” akui Pedrosa.

Menurut Pedrosa, ada perbedaan mencolok dalam pendekatan antara keduanya dalam peran mereka sebagai pemimpin HRC.

“Ketika saya mencoba beberapa pengembangan untuk motor, saya memiliki part-part baru di awal, tapi saya tidak pernah berpikir seperti yang dilakukan Marc.

Bagi saya, hal terbaik yang harus dilakukan adalah selalu memikirkan yang terbaik untuk tim.

Saya selalu berpikir tentang apa yang akan terjadi.

Part terbaik untuk membuat motor lebih cepat untuk semua orang, saya tidak pernah menganggap rekan setim saya sebagai saingan, saya memikirkan orang-orang di Yamaha, di Ducati (sebagai saingan).

Singkatnya, musuh adalah (pabrikan) yang lain, karena saya selalu menganggap diri saya bagian dari pabrikan yang sama bela, dia berperilaku berbeda dari saya,” tegas Pedrosa.

Pedrosa juga menceritakan kalau Stoner tak pernah seperti Marquez.

News: Jorge Viegas: Suzuki Akan Kembali ke MotoGP, Tapi Kapan?

“Sebelum Marquez bergabung dengan tim, Stoner pun tak pernah bermain seperti itu,” demikian Pedrosa menjabarkan. (rs/gp)

Related Articles

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.