Home News MotoGP Pembalap MotoGP Gelisah dengan Minimnya Kabar dari India

Pembalap MotoGP Gelisah dengan Minimnya Kabar dari India

by VR46 Fans
1693723800 aleix espargaro aprilia racing

Balapan bersejarah di negara tersebut akan dilangsungkan pada 22-24 September mendatang. Sebenarnya, promotor lokal tak perlu repot membangun dari nol. Mereka hanya tinggal melakukan penyesuaian tata letak Sirkuit Buddh yang pernah menggelar F1 GP India, musim 2011-2013.

Ada kekhawatiran tentang peningkatan kebutuhan dana jutaan euro. Pasalnya, mereka harus melakukan beberapa pekerjaan mencakup pelapisan ulang sebagian dan perluasan area limpasan dengan menambahkan lebih banyak kerikil.

Sempat terjadi penundaan yang dipicu oleh ketidaksepakatan tentang siapa yang harus melakukan pekerjaan tersebut.

Meskipun belum ada saran bahwa balapan tidak akan dijalankan sekarang, homologasi akhir belum dilakukan. Aktivitas ini bisa dilakukan paling lambat pada , 21 September, sebelum GP India.

Berbicara di sela MotoGP Catalunya, Espargaro mengatakan bahwa koleganya belum diberitahu pekerjaan apa saja yang sudah dilakukan. Topik ini akan dibahas dalam rapat komisi keselamatan malam itu.

“Kami tidak santai,” kata Espargaro. “Saya sangat menantikan untuk pergi ke India. Treknya terlihat sangat bagus, ini adalah trek cepat yang bisa bagus untuk Aprilia.

“Tapi, kami sudah beberapa kali bertanya untuk melihat pekerjaan yang sedang dilakukan dan, sejauh ini, mereka belum memberitahu apapun. Kami memiliki komisi keselamatan dan kami akan membahas masalah ini.

Sektor terakhir Sirkuit Internasional Buddh mengkhawatirkan bagi para pembalap MotoGP.

Foto oleh: Sutton Images

“Dorna meminta kami untuk tenang. Mereka sedang bekerja dan semuanya sesuai jadwal. Jadi, kami harus percaya dan berharap ini akan menjadi sirkuit yang aman.”

Espargaro menyoroti area di sektor terakhir lintasan, di mana ada tembok yang terlalu dekat dan bersikeras “kami tidak bisa membalap” di sana jika itu tidak dipindahkan.

“Semoga saja itu cukup aman,” imbuhnya tentang lintasan tersebut ketika ditanya tentang hal itu bulan lalu di Austria. “Sudah lama sekali, (Massimo) Rivola menunjukkan kepada saya – saya pikir itu adalah tikungan terakhir – ada tembok yang sangat dekat.

“Rasanya seperti di Indianapolis, gila. Jadi, semoga saja mereka bisa memperbaiki itu. Saya sangat percaya dan saya ingin mempercayai Dorna. Jadi, mari kita tunggu dan lihat. Jika ada tembok di sana, kami tak bisa balapan. Tidak ada kesempatan.”

Related Articles

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.