Home News MotoGP Duka Jorge Martín di Valencia: Terjatuh dan Kehilangan Gelar

Duka Jorge Martín di Valencia: Terjatuh dan Kehilangan Gelar

by VR46 Fans

Jorge Martin: Dari Pintu Besar ke Perawat

Era MotoGP 2021 telah berakhir dengan drama yang memilukan bagi Jorge Martin. Pembalap asal San Sebastián de los Reyes ini sebenarnya tampil spektakuler dengan start yang bagus, namun akhirnya harus merasakan pahitnya kegagalan. Di sisi lain, Pecco Bagnaia berhasil memanfaatkan hukuman yang diterima Maverick Vinales untuk start dari posisi terdepan.

Saat berusaha untuk menyalip Bagnaia, Martin terlalu terburu-buru. Ia menyerang lawan dari jarak jauh dan akhirnya terpaksa keluar lintasan untuk menghindari kecelakaan yang lebih parah. Kejadian ini terjadi ketika balapan tinggal menyisakan 25 putaran.

Setelah insiden tersebut, posisi Martin terpuruk ke peringkat kedelapan. Peluang untuk meraih gelar juara dunia semakin sulit baginya. Meskipun demikian, Martin terus berjuang meskipun dengan cara yang terdesperasi. Namun, kegugupan membuatnya melakukan kesalahan fatal. Ketika tersisa 22 putaran, Martin menyenggol Marc Marquez dan impian juara dunia pun pupus. Marquez pun menjadi korban terparah dari kecelakaan tersebut, terlihat kesakitan setelah jatuh di atas aspal keras Sirkuit Ricardo Tormo.

Setelah kejadian tersebut, Martin dibawa kembali ke kotak timnya dengan sepeda motor, di mana anggota Prima Pramac memberikan penghormatan padanya atas penampilan fantastisnya sepanjang musim. Mereka memberikan tepuk tangan sementara Martin tidak bisa menahan tangisnya. Ia melepaskan semua emosinya, menangis tersedu-sedu. Martin mengatakan bahwa hanya Bagnaia yang merasakan tekanan, namun kenyataannya tidak demikian, seperti yang terlihat selama keberadaannya di lintasan dan setelahnya.

Akhirnya, Bagnaia berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP untuk kedua kalinya (ditambah gelar juara dunia Moto2 yang diraihnya pada tahun 2018), sementara Martin harus puas dengan posisi runner-up. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi pembalap asal San Sebastián de los Reyes, yang berhasil memberikan perlawanan sengit kepada pembalap resmi Ducati hingga akhir musim. Meskipun terjadi kesalahan hari ini, hal tersebut tidak merusak pencapaian luar biasa yang telah diraih oleh Martin sepanjang tahun ini.

Related Articles

Leave a Comment

12 − 4 =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.