Home Otomotif Bahaya Air Hujan pada Motor: Cegah Kerusakan dengan Mencuci

Bahaya Air Hujan pada Motor: Cegah Kerusakan dengan Mencuci

by Rohmat Ali
IMG 20240321 193946 jpg

Motor yang tersiram air hujan bukan hanya akan terlihat kotor dan kusam, tapi juga memiliki potensi untuk rusak secara perlahan-lahan. Menurut Wahana Honda, penting untuk membersihkan motor dari sisa air hujan yang menempel pada komponen-komponen motor. Jika dibiarkan dalam keadaan kotor setelah terkena hujan, beberapa bagian dari komponen motor dapat cepat mengalami kerusakan. Berikut adalah beberapa komponen motor yang rentan terkena dampak buruk akibat air hujan.

Pertama, mesin menjadi salah satu bagian yang rentan terkena dampak dari air hujan. Lumpur atau pasir yang terbawa oleh air hujan dapat menempel pada bagian-bagian mesin. Kotoran tersebut dapat menghambat mesin untuk melepas panas secara normal setelah bekerja. Hal ini bisa mempengaruhi performa motor dan tidak optimal. Selain itu, kotoran yang menempel di kisi-kisi radiator juga dapat menyebabkan mesin motor mengalami overheat.

Kedua, kampas rem juga rentan terkena dampak air hujan. Posisi kampas rem yang dekat dengan roda membuat komponen ini rentan kotor setelah melalui jalan yang diguyur hujan. Akibat dari cipratan air hujan adalah penumpukan lumpur dan pasir di kampas rem. Jika tidak segera dibersihkan, suara berdecit dapat muncul saat roda berputar. Kotoran yang menempel di kampas rem akan bergesekan dengan piringan cakram dan berpotensi merusaknya.

Ketiga, suspensi juga perlu diperhatikan setelah berkendara dalam kondisi hujan. Suspensi yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan suara berdecit saat shockbreaker bekerja. Hal ini disebabkan karena pelumas yang ada pada suspensi larut terkena air hujan, membuat suspensi menjadi kering.

Keempat, karet seal yang melindungi beberapa komponen motor seperti suspensi, tromol, dan velg juga rawan rusak akibat air hujan. Jika karet seal tersebut rusak, komponen yang dilindunginya tidak akan mendapatkan perlindungan yang cukup. Sebagai contoh, jika karet seal pada suspensi rusak, oli sokbreker dapat bocor dan volume-nya akan terus berkurang, mengakibatkan handling motor menjadi tidak optimal.

Kelima, tutup busi juga merupakan komponen yang vital pada motor. Fungsi dari tutup busi adalah sebagai penyambung kabel dari koil ke busi. Tutup busi juga berfungsi menghilangkan kebocoran arus antar sambungan busi dan menjaga resistansi internal yang tinggi. Apabila tutup busi rusak dan terkena air, fungsi kelistrikan dan pengapian motor dapat terhambat, bahkan bisa menyebabkan motor mogok.

Keenam, rantai motor juga akan terkena dampak akibat air hujan. Jika pelumas pada rantai mengering karena terkena air hujan, rantai tidak akan terlumasi dengan baik, sehingga berisiko berkarat dan menimbulkan suara tidak nyaman saat berkendara. Karat pada rantai juga sulit untuk dihilangkan dan dapat mengganggu performa motor.

Terakhir, komponen logam pada motor juga rentan terhadap karat akibat air hujan. Kandungan dalam air hujan dapat membuat komponen logam menjadi korosi atau berkarat. Jika sudah terkena karat, akan sulit untuk membersihkannya dan komponen logam tersebut mudah menjadi keropos.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penting untuk membersihkan motor setelah terkena air hujan. Membersihkan motor secara rutin akan membantu menjaga performa motor dan mencegah kerusakan yang lebih serius akibat air hujan. Jangan lupa untuk membersihkan semua komponen motor secara menyeluruh agar motor tetap dalam kondisi optimal dan awet dalam jangka panjang.

Related Articles

Leave a Comment

4 + 16 =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.