David Almansa memimpin Practice Moto3 Malaysia 2026 dengan catatan 2 menit 11,427 detik. Rico Salmela dan Veda Pratama melengkapi tiga besar.
David Almansa membuka akhir pekan Moto3 Malaysia 2026 dengan hasil terbaik di sesi Practice. Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu mencatat waktu tercepat di Sirkuit Sepang dan memimpin para rider yang langsung mengamankan tempat di Q2.
Persaingan di depan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Almansa baru merebut posisi teratas setelah kembali ke lintasan menjelang penutupan sesi, sementara tiga rookie—Rico Salmela, Veda Pratama, dan Hakin Danish—menunjukkan kecepatan kompetitif. Selisih Salmela dengan Almansa bahkan hanya 0,069 detik.
Hasil Practice Moto3 Malaysia 2026
Berikut posisi teratas yang tercantum dalam informasi hasil sesi Practice Jumat di Sepang:
| Posisi | Pembalap | Tim | Catatan |
|---|---|---|---|
| 1 | David Almansa | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 2:11.427 |
| 2 | Rico Salmela | Tech3 | Selisih 0,069 detik |
| 3 | Veda Pratama | Honda Team Asia | Honda tercepat |
| 4 | Hakin Danish | MT Helmets | — |
| 5 | Adrian Fernandez | — | — |
Informasi yang tersedia menyebutkan lima pembalap teratas, tetapi tidak memuat rincian waktu atau daftar lengkap seluruh peserta. Karena itu, tabel ini hanya merangkum posisi dan data yang telah disebutkan dalam hasil sesi.
Almansa merebut posisi teratas di akhir sesi
Practice Moto3 di Sepang sempat memperlihatkan beberapa perubahan posisi di papan waktu. Almansa berada di urutan ketujuh sebelum melakukan serangan terakhir. Setelah para pembalap kembali ke pit usai menjalani rangkaian lap bersama, ia kembali ke lintasan dengan motor KTM dan mencatat waktu 2 menit 11,427 detik.
Catatan tersebut mengangkat Almansa dari posisi ketujuh ke puncak klasemen sesi. Waktunya menjadi patokan bagi para pesaing, meski keunggulan yang ia miliki tidak besar. Salmela kemudian mendekat, sehingga hasil akhir tetap menyisakan persaingan rapat di barisan depan.
Timing serangan Almansa menjadi salah satu faktor penting. Ia tidak perlu memimpin sejak awal untuk mengakhiri sesi sebagai yang tercepat. Putaran terakhir yang efektif, setelah kembali ke lintasan pada fase penentuan, cukup untuk mengubah urutan teratas. Hasil Practice ini memberinya modal positif menjelang kualifikasi, tetapi belum menentukan posisi start pada balapan.
Rookie tampil menonjol di Sepang
Perhatian lain dari sesi tersebut adalah performa tiga pembalap rookie yang finis tepat di belakang Almansa. Mereka mampu menempatkan diri di antara pembalap-pembalap yang lebih berpengalaman, sekaligus menjaga tekanan hingga akhir Practice.
Rico Salmela hanya terpaut 0,069 detik
Salmela melakukan peningkatan besar pada menit-menit terakhir. Pembalap Tech3 itu masih berada di posisi ke-11 sebelum mencatat lap cepat dengan sekitar tiga menit tersisa. Usaha tersebut membawanya ke urutan kedua, hanya terpaut 0,069 detik dari Almansa.
Selisih sekecil itu menunjukkan bahwa Salmela berada dalam jangkauan waktu terbaik. Meski begitu, catatan Practice tidak otomatis menggambarkan hasil kualifikasi atau balapan. Kondisi lintasan, pemilihan waktu untuk melakukan lap cepat, serta kemampuan mempertahankan kecepatan tetap akan berperan pada sesi berikutnya.
Veda Pratama menjadi pembalap Honda terbaik
Veda Pratama mengakhiri sesi di posisi ketiga sebagai rider Honda tercepat. Ia membela Honda Team Asia dan kembali mendapat perhatian setelah mengamankan pole position untuk balapan Australia sebelumnya—balapan yang pada akhirnya tidak digelar.
Hasil di Sepang memberi Veda awal yang menjanjikan di putaran Malaysia. Namun, pole di Australia dan posisi tiga besar dalam Practice Sepang merupakan dua hasil dari konteks berbeda. Catatan latihan ini tetap perlu dikonfirmasi melalui performanya saat kualifikasi, ketika posisi start ditentukan secara resmi.
Hakin Danish bersaing di depan di hadapan publik sendiri
Hakin Danish menempati posisi keempat bersama MT Helmets. Pembalap tuan rumah tersebut sempat berada di posisi teratas hanya beberapa saat sebelum Almansa mencatat lap tercepatnya. Momen itu memperlihatkan bahwa Danish mampu ikut bersaing dalam perebutan waktu terbaik, bukan sekadar mengandalkan keuntungan mengenal sirkuit.
Tampil di depan pendukung sendiri dapat menjadi dorongan sekaligus tekanan. Dengan berada di empat besar, Danish mengawali akhir pekan dengan hasil yang memberi alasan untuk optimistis. Tantangan selanjutnya adalah menjaga konsistensi dan menerjemahkan kecepatan satu putaran ke dalam performa pada sesi kualifikasi dan balapan.
Adrian Fernandez bertahan di posisi lima besar
Adrian Fernandez sempat memimpin pada fase awal Practice. Ia kemudian mempertahankan posisi kelima, dengan lap yang dibuat tidak lama setelah melakukan manuver agresif terhadap David Munoz. Catatan tersebut cukup untuk menjaga Fernandez tetap berada dalam kelompok teratas sampai sesi berakhir.
Perubahan posisi dari pemimpin awal menjadi kelima mencerminkan dinamika sesi latihan Moto3. Pembalap dapat mencatat waktu cepat pada fase berbeda, sementara serangan terakhir dari rival mengubah susunan klasemen. Karena selisih di depan cukup rapat, posisi awal dalam sesi tidak selalu mencerminkan siapa yang akan menjadi tercepat saat bendera finis dikibarkan.
Arti hasil Practice untuk kualifikasi Moto3
Practice merupakan kesempatan bagi pembalap dan tim untuk mengevaluasi kecepatan di lintasan sebelum menjalani kualifikasi. Posisi Almansa, Salmela, Veda, Danish, dan Fernandez menunjukkan siapa yang mampu menghasilkan lap kompetitif pada sesi tersebut. Namun, hasil latihan bukanlah posisi start dan tidak menentukan hasil balapan.
Dalam laporan sesi ini, Almansa disebut memimpin para pembalap yang langsung lolos ke Q2. Artinya, hasil Practice berpengaruh terhadap jalur yang harus ditempuh pembalap menuju penentuan posisi start. Rider yang tidak masuk kelompok langsung ke Q2 perlu berjuang melalui sesi sebelumnya untuk memperoleh kesempatan melaju ke tahap berikutnya. Dengan demikian, setiap perbaikan waktu di Practice bisa bernilai penting, bukan hanya untuk peringkat harian.
Sirkuit Sepang juga membuat pengelolaan sesi menjadi penting. Pembalap perlu memilih kapan keluar dari pit dan kapan mencari lap bersih untuk mencatat waktu. Dalam sesi yang hasilnya ditentukan oleh persaingan ketat, satu putaran cepat pada saat yang tepat bisa mengubah posisi secara signifikan—seperti yang ditunjukkan Almansa dan Salmela.
Grand Prix Malaysia menjadi putaran ke-19 dari total 22 seri dalam kalender Moto3 2026 menurut informasi yang tersedia. Dengan empat putaran tersisa setelah Malaysia, hasil di Sepang menjadi bagian penting dari fase akhir musim. Meski begitu, data Practice ini hanya menggambarkan performa pada hari pembuka dan belum cukup untuk menyimpulkan siapa yang akan unggul pada balapan.
Almansa membawa hasil paling kuat dari sesi tersebut, sedangkan Salmela membuktikan bahwa jaraknya sangat dekat. Veda dan Danish juga memiliki alasan untuk melanjutkan akhir pekan dengan keyakinan, sementara Fernandez telah menunjukkan bahwa ia mampu memimpin pada fase awal. Persaingan itu membuat sesi kualifikasi menjadi tahap berikutnya yang patut diperhatikan.
FAQ Moto3 Malaysia 2026
Siapa pembalap tercepat dalam Practice Moto3 Malaysia 2026?
David Almansa menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 2 menit 11,427 detik.
Berapa selisih Rico Salmela dari David Almansa?
Salmela finis di posisi kedua dengan selisih 0,069 detik dari waktu terbaik Almansa.
Di posisi berapa Veda Pratama mengakhiri sesi?
Veda Pratama menempati urutan ketiga dan menjadi pembalap Honda tercepat dalam sesi Practice.
Apakah hasil Practice menentukan posisi start balapan?
Tidak. Practice memberikan gambaran performa dan berpengaruh pada jalur menuju Q2, tetapi posisi start ditentukan melalui sesi kualifikasi.