Home News MotoGP Circuit Ricardo Tormo, Tempat Bersejarah MotoGP

Circuit Ricardo Tormo, Tempat Bersejarah MotoGP

by VR46 Fans

Circuit Ricardo Tormo de Cheste adalah sebuah sirkuit yang diresmikan pada tahun 1999 dan menjadi tuan rumah bagi balapan MotoGP sejak tahun yang sama. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4.005 meter dengan lima tikungan ke kanan, sembilan tikungan ke kiri, dan sebuah lintasan lurus sepanjang 876 meter. Sirkuit ini dinamai sesuai dengan nama juara dunia 50cc dua kali, Ricardo Tormo, yang meninggal pada tahun 1998. Saat ini, sirkuit ini menjadi tuan rumah bagi Grand Prix of the Comunitat Valenciana, yang merupakan balapan penutup musim MotoGP.

Pecco Bagnaia, pembalap Italia, akan menghadapi balapan paling penting dalam kariernya di Grand Prix of the Comunitat Valenciana. Jika ia berhasil meraih empat poin lebih banyak dari Jorge Martín dalam balapan sprint, ia akan menjadi juara dunia. Bagnaia telah menunjukkan ketenangan dan ketekunan yang luar biasa sepanjang musim ini, meskipun mengalami berbagai masalah teknis dan dengan ban. Ia percaya pada dirinya sendiri dan telah bekerja dengan sangat baik sepanjang musim.

Saat ini, Jorge Martín berada 21 poin di belakang Pecco Bagnaia ketika masih ada 37 poin yang bisa diperebutkan. Meskipun tantangannya besar, Martín harus tetap berjuang hingga akhir dan berusaha memenangkan kedua balapan. Semangat dan usaha terus harus dijaga hingga akhir.

Marc Márquez akan mengakhiri era gemilang kariernya bersama tim Repsol Honda setelah 11 musim dan meraih enam gelar juara dunia. Meskipun akan menjadi momen yang sedih, Márquez telah membuat keputusan yang tepat dengan pindah ke tim lain. Meskipun begitu, perpisahannya dengan tim Repsol Honda akan menjadi momen yang menyentuh bagi semua pihak yang terlibat.

Dalam Grand Prix of the Comunitat Valenciana, prediksi podium MotoGP sangat sulit dilakukan karena kondisi cuaca yang dingin di Valencia. Namun, beberapa pembalap yang memiliki peluang besar untuk berada di podium adalah Jorge Martín, Pecco Bagnaia, dan Brad Binder.

Fermín Aldeguer, dengan usia 18 tahun, telah menunjukkan penampilan yang cemerlang di akhir musim ini dengan meraih empat kemenangan, termasuk tiga kemenangan berturut-turut. Meskipun kemungkinan besar Fabio di Giannantonio akan dipilih oleh tim Valentino Rossi, Aldeguer juga memiliki potensi yang besar untuk naik ke kelas MotoGP. Ia mungkin membutuhkan waktu untuk beradaptasi, namun memiliki potensi yang besar untuk sukses di kelas yang lebih tinggi.

Di kelas Moto3, Jaume Masià telah menunjukkan konsistensi dan karakter yang kuat di atas lintasan. Ia telah mengamankan gelar juara dunia dan akan naik ke kelas Moto2 pada tahun 2024. Selain itu, David Alonso juga menunjukkan penampilan yang mengesankan dengan meraih empat kemenangan dan tujuh podium dalam musim pertamanya di kelas Moto3. Keduanya menunjukkan bakat dan potensi yang besar di dunia balap motor.

Related Articles

Leave a Comment

17 − 12 =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.