Home News MotoGP Marco Melandri: “Prioritas Tim Pabrik dalam MotoGP Wajar, tapi Jangan Menyangkalnya”

Marco Melandri: “Prioritas Tim Pabrik dalam MotoGP Wajar, tapi Jangan Menyangkalnya”

by VR46 Fans

Marco Melandri, mantan pembalap Ducati di MotoGP dan Superbike, menyuarakan pendapatnya tentang tekanan yang diberikan kepada tim satelit untuk mendukung tim pabrikan. Menurutnya, tidak masalah jika tim pabrikan mendapat perlakuan istimewa karena memiliki tanggung jawab untuk memberikan hasil yang lebih baik. Namun, yang membuatnya kesal adalah penyangkalan yang dilakukan oleh pihak terkait. Melandri menganggap hal ini sebagai bagian dari bisnis MotoGP, namun tetap merasa tidak adil jika hal tersebut diingkari.

Selain itu, Melandri juga memberikan komentarnya terkait insiden yang menimpa Jorge Martín di Qatar dan reaksinya terhadap hal tersebut. Menurutnya, kejadian tersebut hanyalah masalah waktu karena dalam dunia MotoGP, prioritas tetap diberikan kepada pembalap dari tim pabrikan. Melandri juga menyebut bahwa selama beberapa balapan terakhir, ia telah menanti kejadian yang membuat Martín mengalami kesulitan akibat masalah ban. Hal ini menurutnya tidak masuk akal, mengingat Martín telah berhasil mengumpulkan sejumlah poin dalam beberapa balapan terakhir.

Di sisi lain, Michelin telah menegaskan bahwa ban yang digunakan Martín tidak rusak atau terlalu panas, sama seperti ban yang digunakan oleh pembalap lainnya. Selain itu, Ducati juga membantah tudingan bahwa mereka lebih menginginkan kemenangan dari salah satu pembalapnya daripada yang lain. Paolo Ciabatti, direktur utama dari Ducati, menegaskan bahwa meskipun ada harapan untuk kemenangan dari tim Ducati, mereka tetap bertanggung jawab terhadap para sponsor. Namun, jika ada kekhawatiran bahwa tim Pramac bisa menang, mereka tidak akan memberikan pembaruan yang sama kepada tim Pramac seperti yang diberikan kepada tim pabrikan.

Dengan pernyataan dari Marco Melandri, Michelin, dan Ducati, terlihat bahwa persaingan di MotoGP tidak hanya terjadi di lintasan, tetapi juga di luar lintasan. Tekanan yang diberikan kepada tim satelit untuk mendukung tim pabrikan menjadi perbincangan hangat, terutama setelah insiden yang menimpa Jorge Martín di Qatar. Hal ini menunjukkan bahwa MotoGP bukan hanya sekadar ajang balapan, tetapi juga sebuah bisnis yang melibatkan berbagai kepentingan dan dinamika yang kompleks.

Related Articles

Leave a Comment

15 + ten =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.