Home News MotoGP Kisah Kontroversi Tim MotoGP RNF dan Spekulasi Pengambilalihan

Kisah Kontroversi Tim MotoGP RNF dan Spekulasi Pengambilalihan

by Dita
lorenzo savadori aprilia racin

Tim RNF, yang merupakan singkatan dari Racing Number Fourteen, adalah tim balap MotoGP yang baru saja berdiri pada akhir tahun 2021. Tim ini muncul setelah Petronas dan Sepang Racing Team memutuskan untuk keluar dari MotoGP di akhir musim tersebut. Mantan bos tim SRT, Razlan Razali, menjadi pemilik RNF, yang pada awalnya menggunakan motor Yamaha pada 2022 sebelum akhirnya bekerja sama dengan Aprilia untuk musim ini. Untuk 2023, RNF menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Rumania, CryptoDATA, sementara Razali menjual saham mayoritas di timnya kepada perusahaan tersebut.

Meskipun merupakan tim baru, RNF mengalami hasil yang kurang memuaskan pada dua musim pertamanya di MotoGP. Pada tahun 2022, RNF finis di urutan ke-11 dari 12 tim yang berpartisipasi, dan sedikit membaik dengan berada di posisi kesembilan dari 11 tim pada musim ini. Meskipun demikian, prestasi ini masih dianggap kurang memuaskan bagi tim yang baru saja berdiri.

Selama akhir pekan Grand Prix Valencia, muncul laporan di beberapa media bahwa tempat RNF di grid tahun depan diragukan. Hal ini menjadi sorotan karena adanya rumor utang yang berkaitan dengan mitra utama tim. Media Italia, GPOne, kemudian melaporkan bahwa tim NASCAR, Trackhouse Racing, akan mengambil alih RNF musim depan. Hal ini semakin diperparah dengan unggahan media sosial dari Razali yang menyatakan – namun tidak secara eksplisit – bahwa ia akan mengundurkan diri pada akhir musim.

Namun, pada Sabtu malam di Valencia, tim mengeluarkan pernyataan yang menyangkal semua itu. Mereka mengakui adanya tawaran pengambilalihan tapi ditolak dua pekan lalu. Pria Malaysia itu mengundurkan diri – meskipun hal ini telah diputuskan lebih dari sebulan yang lalu. RNF juga membantah telah berhutang uang kepada para pemasok, termasuk Aprilia.

Dalam pernyataan resmi, RNF menegaskan bahwa mereka memiliki kontrak untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan MotoGP yang berlaku hingga 2026. Mereka juga menegaskan bahwa tidak ada hutang kepada Aprilia dan semua jumlah telah dilunasi sejak awal tahun ini. Selain itu, RNF juga telah menyetujui penambahan mekanik dan dilakukan dengan memenuhi biaya tambahan. Meskipun demikian, spekulasi terus beredar mengenai kualitas suku cadang sepeda motor yang disediakan oleh Aprilia karena “dugaan” hutang.

RNF juga menjelaskan bahwa mereka masih dimiliki 60 persen oleh CDT SPORTS AND MEDIA SRL dan 40 persen oleh Razlan Razali. Perusahaan RNF Racing Ltd. tunduk pada audit internal oleh pemegang saham mayoritas (CDT) untuk meninjau proses internal dan aktivitas karyawan. Mereka juga mengumumkan bahwa perubahan dalam manajemen tim akan terjadi dengan pasti karena ini adalah tahun transisi dan setelah audit, mereka akan melakukan proses optimalisasi sumber daya manusia untuk mengimplementasikan strategi dan taktik untuk mendapatkan kinerja dalam tim.

Meskipun mengalami berbagai spekulasi dan isu, RNF tetap akan berlanjut pada tahun 2024 dengan Miguel Oliveira dan Raul Fernandez. Hal ini menunjukkan bahwa tim ini tetap optimis untuk terus berkompetisi di ajang MotoGP meskipun mengalami berbagai tantangan dan cobaan. Semoga dengan adanya perubahan manajemen dan fokus yang lebih baik, RNF dapat meraih hasil yang lebih memuaskan di musim-musim mendatang.

Related Articles

Leave a Comment

five × 1 =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.