Home News MotoGP Negosiasi Kontrak: Pecco Bagnaia dan Ducati di 2024

Negosiasi Kontrak: Pecco Bagnaia dan Ducati di 2024

by VR46 Fans
17062675380299

Madonna di Campiglio: Tempat Pertemuan Para Pembalap MotoGP untuk Membicarakan Kontrak Baru

Pada tahun 2024, Madonna di Campiglio menjadi saksi dari pertemuan para pembalap MotoGP untuk membicarakan kontrak baru. Acara tersebut tidak hanya berisi presentasi motor untuk tahun 2024, tetapi juga pertemuan dengan para penggemar, sesi mengemudi di atas es, dan tentu saja, beberapa negosiasi kontrak.

Pada tahun 2024 hampir seluruh grid MotoGP akan berakhir kontraknya dengan tim atau merek mereka. Hal ini membuat para pembalap dan tim bekerja keras untuk mencapai kesepakatan yang memuaskan untuk kedua belah pihak.

Salah satu pembalap yang menjadi pusat perhatian adalah Pecco Bagnaia. Dia dan agennya bertemu dengan para pimpinan Ducati di kawasan Dolomites. Bagnaia, yang merupakan juara bertahan, merupakan bagian dari Akademi VR46 yang didirikan oleh Valentino Rossi. Meskipun begitu, dia memiliki perwakilan yang berbeda yang menangani urusan pembalap. Salah satunya adalah Gianluca Falcioni, yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Di pihak Ducati, para pimpinan seperti Claudio Domenicali, CEO Ducati, dan Gigi Dall’ Igna, direktur utama Ducati Corse, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Diskusi mengenai masa depan Bagnaia telah berlangsung sejak tahun 2023 dan terus berlanjut hingga tahun 2024. Beberapa pembicaraan bersifat informal, namun ada juga pembicaraan yang masuk ke dalam detail-detail teknis. Perubahan dalam posisi direktur olahraga membuat Dall’Igna lebih aktif dalam proses negosiasi kontrak.

Meskipun begitu, kedua belah pihak memiliki pandangan yang cukup dekat dalam hal-hal kunci. Bagnaia ingin melanjutkan karirnya bersama Ducati, dan Ducati juga menginginkan hal yang sama. Dari delapan pembalap yang tergabung dalam tim Ducati pada tahun 2023, semuanya akan berakhir kontraknya. Namun, prioritas utama mereka adalah mempertahankan Bagnaia di tim. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kesepakatan kontrak dengan Bagnaia bagi Ducati.

Terkait durasi kontrak, semua pihak sepakat bahwa kontrak selama dua tahun merupakan pilihan yang terbaik. Mereka mengambil contoh dari kontrak empat tahun yang ditandatangani oleh Marc Marquez dengan Honda yang tidak berjalan dengan baik.

Dalam hal finansial, kedua belah pihak juga memiliki pandangan yang cukup dekat. Bagnaia akan menerima kenaikan gaji, mengingat kontrak sebelumnya dia tandatangani ketika dia belum menjadi juara, namun sekarang dia telah meraih dua gelar juara berturut-turut yang membawanya mendapatkan bonus yang cukup besar. Bagnaia juga setuju dengan filosofi Ducati saat ini yang tidak membayar gaji yang terlalu tinggi, namun memberikan bonus yang lebih besar berdasarkan hasil yang dia capai.

Menurut sumber yang dekat dengan proses negosiasi, langkah-langkah yang diambil menuju kesepakatan kontrak baru sangat positif dan mantap. Semua pihak berharap kesepakatan dapat dicapai dengan cepat agar mereka dapat fokus pada persiapan di lintasan balap. Bagnaia sendiri optimis bahwa kesepakatan tersebut akan mencapai hasil yang memuaskan, bahkan dia juga secara terbuka menyatakan cintanya pada Ducati.

Dengan begitu, pertemuan para pembalap MotoGP di Madonna di Campiglio tidak hanya berisi presentasi motor dan sesi mengemudi di atas es, tetapi juga menjadi ajang penting untuk membicarakan masa depan para pembalap di lintasan balap. Kesepakatan kontrak yang dicapai akan menjadi landasan yang kuat bagi para pembalap untuk mencapai hasil yang memuaskan di lintasan balap. Semua pihak berharap bahwa kesepakatan tersebut dapat segera dicapai agar mereka dapat fokus pada persiapan di lintasan balap.

Related Articles

Leave a Comment

5 × four =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.