Home Otomotif Penjualan Motor Honda di Indonesia Sedikit Menurun

Penjualan Motor Honda di Indonesia Sedikit Menurun

by Rohmat Ali

Pasar Sepeda Motor di Indonesia: Potensi dan Tantangan

Penjualan sepeda motor di Indonesia selalu menjadi sorotan karena masyarakat Indonesia dikenal sebagai negara dengan mobilitas tinggi. Hal ini tidak lepas dari fakta bahwa sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang paling diminati di tanah air. Namun, bagaimana kondisi pasar sepeda motor di Indonesia saat ini?

Menurut Executive Vice President PT Astra Honda Motor (AHM), Thomas Wijaya, target penjualan sepeda motor di Indonesia (AISI) tahun ini sebanyak 6,2 juta hingga 6,5 juta unit. Meskipun demikian, pada dua bulan pertama tahun 2024 penjualan sedikit menurun. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini antara lain adalah situasi politik terkait dengan pemilu dan kondisi ekonomi di berbagai daerah akibat cuaca dan bencana yang terjadi di awal tahun.

Menariknya, meskipun mengalami penurunan penjualan pada dua bulan terakhir, AHM berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan market share mencapai 76 persen. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan eksternal, AHM tetap mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar sepeda motor di Indonesia.

Hal senada juga disampaikan oleh Marketing Director AHM, Octavianus Dwi Putro. Beliau optimis bahwa penjualan motor akan bangkit setelah pemilu selesai dan perekonomian kembali berjalan dengan baik. Pasca Lebaran diharapkan pasar kembali membaik dan perekonomian tidak terguncang seperti sebelumnya.

Data penjualan sepeda motor di dalam negeri menunjukkan bahwa jenis motor paling laris adalah model skutik dengan porsi mencapai 89,73 persen atau sekitar 5,59 juta unit. Diikuti oleh model underbone dengan porsi 5,19 persen dan motor sport sebesar 5,08 persen. Hal ini menunjukkan bahwa model skutik masih menjadi favorit masyarakat Indonesia dalam memilih sepeda motor sebagai alat transportasi sehari-hari.

Meskipun demikian, tantangan tidak bisa dihindari dalam bisnis sepeda motor di Indonesia. Faktor politik, ekonomi, dan kondisi cuaca merupakan faktor-faktor yang dapat memengaruhi pasar sepeda motor di tanah air. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan otomotif seperti AHM perlu terus melakukan inovasi dan strategi pemasaran yang tepat guna menjaga posisi mereka di pasar sepeda motor Indonesia.

Dengan demikian, pasar sepeda motor di Indonesia memiliki potensi yang besar namun juga diiringi dengan tantangan yang tidak mudah. Hanya dengan melakukan terobosan dan adaptasi terhadap kondisi pasar yang terus berubah, perusahaan-perusahaan sepeda motor di Indonesia dapat terus berkembang dan mempertahankan posisinya di pasar yang semakin kompetitif. Semoga dengan adanya upaya-upaya tersebut, pasar sepeda motor di Indonesia dapat terus tumbuh dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan alat transportasi yang handal dan efisien.

Related Articles

Leave a Comment

seven − 5 =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.