Home Otomotif Devi Marissa Bangkrut Akibat Percaya Tipu Daya Rian Mahendra

Devi Marissa Bangkrut Akibat Percaya Tipu Daya Rian Mahendra

by Rohmat Ali

PO MTI dan Kasus Penipuan yang Melibatkan Rian Mahendra: Mengapa Devi Marissa Masih Percaya?

Memiliki rekan bisnis yang tidak jujur tentu menjadi mimpi buruk bagi siapapun. Hal ini dialami oleh Direktur Utama (Dirut) PO MTI, Devi Marissa, yang baru-baru ini mengaku telah tertipu oleh rekan bisnisnya, Rian Mahendra. Padahal, ayah kandung Rian Mahendra, Haji Haryanto, telah memberikan peringatan kepada pihak lain untuk berhati-hati dengan putranya. Namun, mengapa Devi Marissa masih bisa percaya pada Rian Mahendra?

Kasus dugaan penipuan yang menyeret nama Rian Mahendra tidak hanya merugikan PO Sembodo, tetapi juga karyawan-karyawan serta pimpinan perusahaan PO MTI, termasuk Devi Marissa sendiri. Devi Marissa bahkan harus menanggung seluruh biaya dan utang PO MTI setelah Rian Mahendra kabur dan menghilang. Kejadian ini semakin memperburuk kondisi ketika Devi mengaku telah memberikan uang muka kepada mantan Dirops PO Haryanto untuk membeli bus baru, namun bus tersebut tidak pernah benar-benar dipesan.

Publik pun bertanya-tanya, mengapa Devi Marissa masih percaya pada Rian Mahendra? Meskipun Haji Haryanto telah memberikan peringatan secara terbuka dan menyebar surat pemecatan Rian ke berbagai perusahaan otobus untuk mencegah penipuan lebih lanjut. Melalui media sosial resminya, Devi Marissa mengungkapkan, “Tak sedikit orang yang menyalahkan kami, kenapa percaya dengan beliau? Kalian nggak tahu iming-iming apa yang dia lakukan serta tipu daya apa yang disampaikan.”

Devi Marissa kemudian menjelaskan alasan mengapa dirinya bisa terjebak dalam ‘permainan’ Rian Mahendra. Menurutnya, Rian Mahendra mampu menjaga citra dan mempengaruhi publik dengan kemampuan berkomunikasi yang baik. “Cara dia memoles diri di media sangat tertata, apalagi jika membahas dan membawa-bawa nama besar ayahnya. Siapa yang nggak percaya?” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, Devi Marissa berharap agar Haji Haryanto dapat membantu dan memberikan keringanan atas masalah ini. Dia mengaku tidak tahu lagi harus mengadu kepada siapa. Namun, harapan Devi tersebut nampaknya akan sulit terwujud, karena Haji Haryanto mengaku tidak mau lagi bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh Rian Mahendra. Meskipun begitu, dia tetap menghargai keputusan Haji Haryanto.

Kasus penipuan yang melibatkan Rian Mahendra telah menunjukkan betapa pentingnya kehati-hatian dalam menjalin kerjasama bisnis. Pelajaran berharga yang bisa diambil adalah pentingnya melakukan penelitian dan verifikasi yang lebih dalam sebelum terlibat dalam transaksi bisnis. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih waspada dan tidak mudah percaya pada janji manis tanpa bukti yang jelas. Semoga keadilan bisa ditegakkan demi kebaikan bersama.

[Referensi Gambar: detik.com]

Related Articles

Leave a Comment

5 × 3 =

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept

Adblock Detected

Please support us by disabling your AdBlocker extension from your browsers for our website.